![]() |
| Ilustrasi (net) |
Nuansametro.com - Karawang | Isu dugaan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di RSUD Rengasdengklok, rumah sakit baru yang akan beroperasional di Karawang, tengah menjadi perhatian publik.
Informasi ini berkembang melalui pemberitaan media massa, serta disertai kesaksian sumber internal dan rekaman percakapan antarpegawai yang menyebut adanya dugaan pemotongan oleh seorang oknum Kepala Sub Bagian (Kasubag) Umum dan Kepegawaian berinisial R.
Menyikapi hal tersebut, tokoh pemuda Rengasdengklok, Irwan Furwana alias Iwan Jov, menilai isu itu tidak logis.
Menurutnya, TPP pegawai RSUD ditransfer langsung ke rekening masing-masing, sehingga pemotongan secara manual hampir mustahil.
“Jika ingin dibuktikan, tinggal cek transaksi perbankan. Siapa yang TPP-nya tidak utuh diterima? Dengan begitu, isu ini tidak menjadi opini liar yang dapat merusak citra RSUD maupun personal yang disebut,” ujarnya Jumat (23/1/2026).
Iwan juga menekankan pentingnya menjaga kondusifitas dan citra RSUD Rengasdengklok.
“Kami bersyukur ada fasilitas kesehatan milik pemerintah, yang memudahkan pelayanan untuk masyarakat Rengasdengklok dan sekitarnya,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan, inisial Kasubag yang disebut publik bukan R, melainkan S.
“Informasi yang beredar harus diperjelas. RSUD Rengasdengklok adalah satu-satunya RSUD baru di Karawang. Jangan sampai terjadi polemik berkepanjangan. Semua harus transparan, termasuk bagi nama baik Bupati yang perlu dijaga,” tambahnya.
Foto : tokoh pemuda Rengasdengklok, Irwan Furwana alias Iwan JovSementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha RSUD, Rohyadi, SKM, membantah tudingan tersebut. “Yang pertama, salah orang, dan kedua, tidak ada kejadian seperti itu,” ujarnya singkat.
Meski demikian, perkembangan isu ini menunjukkan adanya kesenjangan antara informasi publik dan penjelasan internal RSUD. Transparansi terkait TPP dan mekanisme penggajian pegawai menjadi kunci agar rumor tidak berkembang menjadi polemik yang merugikan institusi maupun aparat terkait.
• Kojek

0 Komentar