![]() |
| Foto : Kantor Kecamatan Klari yang terendam banjir. |
Nuansametro.com - Karawang | Hujan deras yang mengguyur wilayah Karawang sejak Selasa malam hingga Rabu pagi (27–28/1/2026) kembali memicu banjir di Kecamatan Klari. Genangan air setinggi 30 hingga 60 sentimeter merendam sejumlah fasilitas publik dan permukiman warga, terutama di Desa Duren.
Banjir dilaporkan menggenangi Kantor Kecamatan Klari, Markas Komando Rayon Militer (Mako Danramil) Klari, SMP Negeri 1 Klari, SMP PGRI Klari, serta rumah warga di Dusun Duren RT 12 RW 04. Akibatnya, aktivitas pelayanan publik dan kegiatan warga lumpuh sejak pagi hari.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, jajaran Muspika Kecamatan Klari bersama Satgas Penanggulangan Bencana (PB) dan BPBD Kabupaten Karawang turun langsung ke lokasi untuk melakukan asesmen dampak banjir.
Camat Klari, Udin, SH, MA, menyampaikan bahwa hingga Rabu pagi ketinggian air masih bervariasi antara 30 hingga 60 sentimeter. Ia mengakui banjir ini berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat.
“Banjir di wilayah ini memang sudah menjadi langganan setiap musim hujan. Air mencapai 30 sentimeter lebih, sehingga warga terganggu saat berangkat kerja maupun beraktivitas,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan warga setempat. Salah seorang warga RT 12 Desa Duren yang enggan disebutkan namanya mengatakan banjir mulai datang sejak Selasa malam setelah hujan deras mengguyur wilayah Klari dan sekitarnya.
“Sejak tadi malam air sudah masuk dan sampai pagi ini belum surut. Jalan lingkungan terendam, aktivitas warga jadi terganggu,” ungkapnya.
Warga pun mendesak pemerintah daerah agar tidak lagi sekadar melakukan penanganan sementara. Mereka berharap ada solusi konkret dan jangka panjang, khususnya perbaikan sistem drainase dan saluran air.
“Pemerintah harus ambil langkah serius. Setiap musim hujan banjir terus terjadi, ini bukan masalah baru lagi,” harap warga.
Hingga berita ini diturunkan, genangan air masih terlihat di sejumlah titik, sementara warga menanti tindakan nyata agar banjir musiman tidak terus berulang.
OCA

0 Komentar