![]() |
| Foto : Salah seorang bakal calon Kepala Desa Cikampek Selatan, Agus Mulyana atau yang akrab disapa Apoy |
Nuansametro.com - Karawang | Sejumlah massa pendukung bakal calon Kepala Desa Cikampek Selatan mendatangi Kantor Desa Cikampek Selatan, Sabtu (13/12/2025). Kedatangan mereka menuntut keadilan serta transparansi dalam proses pendataan dan tahapan seleksi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, aparat keamanan di bawah komando Kapolsek Cikampek, AKP Aji Setiaji, disiagakan di sekitar lokasi guna memastikan situasi tetap kondusif.
Salah seorang bakal calon Kepala Desa Cikampek Selatan, Agus Mulyana atau yang akrab disapa Apoy, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja Panitia Pemilihan Kepala Desa.
Kepada media nuansametro.com, Apoy mempertanyakan mekanisme surat-menyurat terkait data penting yang dinilainya sarat kejanggalan.
Ia menyoroti proses penyerahan surat hasil tahapan seleksi yang menurutnya tidak sesuai prosedur. Surat tersebut, kata Apoy, diserahkan tanpa segel dan cap resmi, dilakukan pada pukul 00.00 WIB di jalan, bukan di Sekretariat Panitia 11, tanpa saksi, serta tanpa tanda terima resmi dari pihak kecamatan.
“Ini menyangkut dokumen penting negara. Kenapa diserahkan di tempat yang tidak semestinya, tanpa administrasi yang jelas?” ujarnya.
Apoy menegaskan bahwa dirinya bersama dua bakal calon lainnya, Topik Abdurrahman dan Lintang, dinyatakan tidak masuk dalam nominasi tiga besar.
Namun hingga kini, ia mengaku belum memperoleh penjelasan rinci terkait tahapan dan mekanisme seleksi yang dilakukan, mulai dari peran UNSIKA, BPMD, pihak kecamatan, hingga panitia tingkat desa.
Ia juga mempertanyakan alasan kerahasiaan dokumen seleksi yang justru disampaikan secara tidak formal dan tidak transparan. Menurutnya, jika seluruh prosedur dijalankan sesuai aturan, dirinya siap menerima hasil seleksi dengan lapang dada.
Namun kejanggalan semakin menguat karena, berdasarkan informasi yang ia peroleh, hanya Desa Cikampek Selatan yang sudah menerima dan mengumumkan hasil seleksi, sementara desa-desa lain belum.
“Kalau memang prosesnya benar dan sesuai aturan, silakan buka secara transparan ke publik. Jangan ada yang ditutup-tutupi,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak panitia Pilkades Cikampek Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan dan keberatan yang disampaikan para bakal calon dan pendukungnya.
• Bodong

0 Komentar