![]() |
| Foto : Unit Pamapta III Polres Karawang, Unit Inafis, serta personel Polsek Telukjambe Timur saat di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). (Ist) |
Nuansametro.com - Karawang | Seorang pemuda berinisial M (23) ditemukan meninggal dunia di salah satu unit Apartemen PP Urban Town, Desa Sukaluyu, Kecamatan Telukjambe Timur, Selasa (2/12/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. Penemuan ini menggemparkan penghuni apartemen dan langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian.
Korban, yang diketahui lahir di Jakarta pada 14 Januari 2002 dan berstatus pelajar/mahasiswa, tinggal di wilayah Karawang Wetan. Jasadnya pertama kali ditemukan oleh dua saksi berinisial I (40) dan B (26), yang sebelumnya diminta pihak pengelola untuk memeriksa unit sewaan korban karena tidak ada kabar terkait proses check-out.
Sekitar pukul 12.00 WIB, Saksi I menginstruksikan Saksi B untuk memastikan kondisi kamar. Setelah mengetuk pintu berkali-kali namun tak mendapat respons, Saksi B kembali melapor. Ia kemudian diberi kunci duplikat untuk membuka pintu unit.
Saat pintu terbuka, saksi menemukan sepucuk surat yang diduga merupakan surat wasiat. Ketika mulai merapikan ruangan, ia mendapati korban sudah tergeletak tak bernyawa di lantai kamar.
Kaget dengan temuan tersebut, saksi langsung melaporkan kejadian kepada pengelola apartemen yang kemudian meneruskan laporan ke pihak kepolisian.
Tak lama berselang, Unit Pamapta III Polres Karawang, Unit Inafis, serta personel Polsek Telukjambe Timur tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Area unit apartemen segera dipasangi garis polisi, sementara petugas mengumpulkan bukti-bukti serta meminta keterangan para saksi. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Karawang untuk menjalani pemeriksaan awal Visum et Repertum oleh tim forensik. Pihak keluarga juga telah dihubungi untuk proses penanganan lebih lanjut.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan menyampaikan bahwa penyelidikan masih berjalan.
“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan tim forensik. Untuk itu, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum informasi resmi dirilis,” ujarnya.
Hingga saat ini, polisi masih mendalami penyebab pasti kematian korban, termasuk menelusuri bukti-bukti yang ditemukan di lokasi. Pihak kepolisian menegaskan komitmen untuk mengungkap kejadian ini secara profesional dan transparan.

0 Komentar