![]() |
| Foto : Dalam rangkaian acara, Rumah Ungu juga mengulas kembali makna historis Hari Ibu yang berakar dari Kongres Perempuan Indonesia 1928. (Irfan/NM) |
Nuansametro.com - Karawang | Klinik Rumah Ungu menggelar Rumah Ungu Fest 2025 dalam rangka memperingati Hari Ibu, Minggu (21/12/2025). Mengusung tema “Melody Cinta Ibu”, kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh kehangatan, mencerminkan harmoni kasih sayang seorang ibu dalam menjaga, merawat, dan membesarkan anak sejak dalam kandungan hingga sepanjang hayat.
Beragam kegiatan melibatkan masyarakat luas, mulai dari senam zumba bersama, talkshow kesehatan ibu, Awarding Rumah Ungu, penampilan musik, bazar UMKM gratis, hingga pembagian doorprize dan grandprize berupa sepeda listrik.
Meski diguyur hujan dan gerimis, para ibu dan tamu undangan tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.
Pada kesempatan tersebut, Rumah Ungu juga memperkenalkan konsep One Health Service, yakni layanan kesehatan terpadu yang mencakup pelayanan pra-nikah, kehamilan, persalinan, keluarga berencana, imunisasi, perawatan ibu dan bayi, kesehatan keluarga, yoga, hingga fisioterapi.
Seluruh layanan ini dikemas dalam konsep Rumah Ungu Holistik dan Komplementer, dengan ibu dan keluarga sebagai pusat layanan kesehatan.
Owner Rumah Ungu, Bidan Lilik, menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen Rumah Ungu dalam mendampingi ibu dan keluarga secara menyeluruh.
“Peringatan Hari Ibu Rumah Ungu 2025 ini menjadi momentum bagi kami untuk menegaskan bahwa Rumah Ungu hadir bukan hanya sebagai tempat layanan kesehatan, tetapi juga sebagai ruang kebahagiaan bagi ibu dan keluarga. Ibu yang sehat secara fisik dan mental adalah fondasi utama lahirnya generasi bangsa yang kuat,” ujar Bidan Lilik.
Ia menambahkan, pendekatan holistik merupakan bentuk komitmen Rumah Ungu dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang manusiawi dan berkelanjutan.
“Melalui konsep One Health Service yang holistik dan komplementer, kami ingin memastikan setiap fase kehidupan ibu—mulai dari pra-nikah, kehamilan, persalinan, hingga tumbuh kembang anak—mendapatkan pendampingan yang menyeluruh,” tambahnya.
Rumah Ungu Fest 2025 tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga ruang refleksi dan apresiasi terhadap peran ibu.
Dalam acara tersebut, Rumah Ungu menganugerahkan Awarding Rumah Ungu kepada para ibu dalam sejumlah kategori, seperti bunda dari luar Karawang, bunda dengan kisah persalinan inspiratif, serta bunda dengan bayi kembar.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk sponsor utama eL STUDIO eL CREATIVE, eL DIALEKTIS, dan eL RECORD.
Acara juga dimeriahkan oleh penampilan musisi nasional, di antaranya John Paul Ivan (Gitaris Boomerang), Windy Saraswati, Puguh Kribo (Gitaris Enam Neck peraih rekor MURI), band pembuka NOEND, serta band pengiring OREOKUSTIK.
Acara dipandu oleh Dita Cinot dan Opik Beatbox sebagai Master of Ceremony.
Sejumlah tokoh dan undangan turut hadir, di antaranya Ketua Umum Konfederasi KASBI Sunarno beserta keluarga, perwakilan KASBI Karawang, serta berbagai komunitas.
Ucapan selamat dan dukungan juga mengalir melalui karangan bunga dari tokoh nasional dan daerah, termasuk Wakil Staf Ahli AD Letjen TNI M. Saleh Mustofa, Inspektur Utama BGN Brigjen (Purn) TNI Jimmy Alexander, Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara Magelang Mayjen TNI M. Imam Gogor, Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Brigjen Pol. Asep Guntur, Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, serta Wakil Ketua DPRD Karawang Dian Fahrud Jaman.
Dalam rangkaian acara, Rumah Ungu juga mengulas kembali makna historis Hari Ibu yang berakar dari Kongres Perempuan Indonesia 1928, yang memperjuangkan persatuan perempuan, pendidikan, penolakan perkawinan usia dini, serta penguatan peran perempuan di masyarakat.
“Hari Ibu bukan sekadar perayaan simbolik, melainkan penghormatan terhadap peran strategis ibu dalam membangun masa depan bangsa. Dari rahim ibu yang sehat dan bahagia akan lahir generasi yang membawa Indonesia menjadi lebih maju,” tegas Bidan Lilik.
![]() |
| Foto : Pertunjukan musik di acara Rumah Ungu Fest. |
Sementara itu, Ketua Umum Konfederasi KASBI Sunarno mengapresiasi pelaksanaan Rumah Ungu Fest yang dinilainya sarat nilai sosial dan kemanusiaan.
“Saya mewakili keluarga besar Konfederasi KASBI sangat mengapresiasi kegiatan ini. Hari Ibu menjadi momentum kebahagiaan dan harapan bersama,” ujarnya.
Ia juga mengenang kiprah Bidan Lilik sebagai pejuang hak bidan desa sejak 2015, yang turut memperjuangkan pengangkatan sekitar 42 ribu bidan desa menjadi PNS, hingga mendirikan Rumah Ungu sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.
Peringatan Hari Ibu Rumah Ungu 2025 ditutup dengan ajakan untuk menyongsong tahun 2026 dengan semangat baru, di mana para ibu diharapkan terus maju, kuat, dan berdaya dalam menggenggam cita-cita serta membesarkan generasi penerus bangsa.
• Irfan Sahab


0 Komentar