![]() |
| Foto : . Zeni Zaelani resmi menjabat sebagai Ketua DKM Masjid Agung Karawang saat sambutan. |
Nuansametro.com - Karawang | Pelantikan Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Karawang periode 2025–2029 berlangsung khidmat di Aula Husni Hamid, Komplek Plaza Pemda Karawang, Selasa (2/12/2025).
Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Karawang, H. Ap Syaepuloh, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Karawang Nomor 100.3.3.2/Kep.383 Huk/2025 tertanggal 1 Oktober 2025.
Dalam SK tersebut ditetapkan susunan lengkap Dewan Pembina, Dewan Penasihat, Dewan Pengawas, serta jajaran pengurus inti hingga bidang-bidang kerja DKM Masjid Agung Karawang untuk masa bakti empat tahun ke depan.
Susunan Pengurus Resmi Ditetapkan
Pada jajaran Dewan Pembina, tercatat sejumlah pimpinan daerah, di antaranya Bupati Karawang, Kapolres Karawang, Dandim 0604 Karawang, Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang, serta Ketua MUI Kabupaten Karawang.
Sementara itu, Dewan Penasihat dan Dewan Pengawas diisi oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur profesional yang diharapkan mampu memberikan masukan strategis bagi kemajuan Masjid Agung sebagai pusat syiar Islam di Karawang.
Di jajaran inti, H. Zeni Zaelani resmi menjabat sebagai Ketua DKM, didampingi dua Wakil Ketua masing-masing K.H. Aef Syaifullah Ahmad, S.S., dan H. Asep Kurniawan, S.H. Ifan R Fansuri dipercaya sebagai Sekretaris, dengan lif Fahmi, S.Sos. dan Ary Dwi Kurniawan, S.H., M.H. sebagai Wakil Sekretaris.
Adapun posisi Bendahara diemban oleh Nurali, M.Pd., bersama dua Wakil Bendahara, H. Iwan HS Nurhasanah dan Enjat Sudrajat, S.E.
Untuk Bidang Idaroh, jabatan Ketua diisi oleh Drs. Jaa Maliki, M.H., dengan Ahmad Nahrowi, S.H.I. sebagai Sekretaris serta tiga anggota lainnya.
Pesan Ketua Baru: DKM Mengurus Umat, Bukan yang Lain
Dalam sambutan perdananya, Ketua DKM terpilih, H. Zeni Zaelani, mengingatkan kembali esensi keberadaan DKM sebagai pengurus masjid yang bertanggung jawab terhadap pelayanan umat.
“DKM itu mengurus umat. Jadi kalau menyebut DKM jangan terlalu cepat-cepat, nanti jadinya MDK Mengurus Duit Koropak,” ujarnya disambut tawa para tamu undangan.
Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa DKM harus menjaga amanah dan integritas dalam mengelola masjid sebagai pusat ibadah dan kegiatan keumatan.
Harapan untuk Masjid Agung Karawang
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum bagi pengurus baru untuk memperkuat peran Masjid Agung Karawang sebagai ikon religius kota serta pusat aktivitas dakwah, pendidikan, dan sosial masyarakat.
Dengan komposisi pengurus yang melibatkan unsur pemerintah, ulama, dan masyarakat, Masjid Agung Karawang diharapkan mampu terus berkembang dan memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah.
Acara pelantikan ditutup dengan doa bersama dan foto resmi seluruh jajaran pengurus baru. Semangat kebersamaan serta harapan besar untuk kemajuan masjid terlihat jelas mewarnai jalannya kegiatan tersebut.
• Irfan


0 Komentar