![]() |
| Foto : Pemerintah Desa Karangsinom menggelar Musyawarah Desa (Musdes) untuk membahas rencana pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). |
Nuansametro.com - Karawang | Pemerintah Desa Karangsinom menggelar Musyawarah Desa (Musdes) untuk membahas rencana pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Desa Karangsinom, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (31/12/2025).
Musdes ini dihadiri langsung oleh Camat Tirtamulya Sri Rezeki, Kepala Desa Karangsinom, Babinsa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Ketua MUI Desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Tidak hanya membahas secara musyawarah mufakat, para peserta juga meninjau langsung lokasi yang disepakati sebagai tempat pembangunan gerai koperasi tersebut.
Perwakilan tokoh masyarakat, Hanapi, menyampaikan apresiasinya atas rencana pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Desa Karangsinom.
Menurutnya, pembangunan koperasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ada beberapa pilihan lokasi yang strategis, dan alhamdulillah sudah dimusyawarahkan bersama. Kami berharap pembangunan ini benar-benar membawa manfaat bagi warga Desa Karangsinom,” ujarnya.
Sementara itu, Serda Saepul Ambia selaku Babinsa Desa Karangsinom dari Koramil 0604 Cikampek menjelaskan bahwa musyawarah tersebut secara khusus membahas penentuan lahan pembangunan koperasi.
“Hari ini telah dilaksanakan musyawarah terkait lokasi lahan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Untuk lahan yang strategis dan sesuai aturan pemerintah pusat, sudah ditemukan,” jelasnya.
Ia menambahkan, lokasi yang ditunjuk berada di Dusun Krajan, tepatnya di area persawahan. Lahan tersebut akan digunakan untuk pembangunan gedung koperasi berukuran 30 x 20 meter persegi, lengkap dengan area parkir.
“Untuk biaya pembangunan sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah pusat. Pemerintah desa hanya menyediakan lahannya saja,” tegas Saepul.
Kepala Desa Karangsinom, Nano Karno yang akrab disapa Kiinoy, menyampaikan bahwa penunjukan lokasi tersebut merupakan hasil musyawarah bersama masyarakat, tokoh desa, dan difasilitasi langsung oleh camat.
“Sebenarnya ada empat titik yang diajukan, di antaranya di Pustu, TPU, TPS, dan tanah pengairan di Tegal Oneng. Namun masing-masing memiliki kendala, baik dari sisi ukuran, akses jalan, maupun jarak,” ungkapnya.
Dari hasil musyawarah mufakat, seluruh peserta sepakat memilih lokasi di area TPS yang dinilai paling strategis.
![]() |
| Foto : Kepala Desa Karangsinom, Nano Karno. |
Saat disinggung mengenai mekanisme pengurugan lahan, Nano Karno menyampaikan rencananya untuk menggunakan anggaran pribadi demi percepatan pembangunan dan kemajuan desa.
“Insyaallah untuk pengurugan nanti akan kita diskusikan lagi dengan Bu Camat dan pihak Koramil, bagaimana skema anggarannya agar bisa terpenuhi,” pungkasnya.
Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih ini diharapkan dapat menjadi pusat penggerak ekonomi desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Karangsinom.
• Bodong


0 Komentar