Headline News

Detik-detik Mencekam, Puting Beliung Porak-porandakan Pondok Pesantren dan Rumah Warga di Tegalwaru

Foto : Bangunan porak poranda terkena hantaman angin puting beliung. (Ist)

Nuansametro.com -  Karawang | Suasana tenang di Pondok Pesantren Nurul Hikmah, Kampung Cikukulu RT 02 RW 04, Desa Wargasetra, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, mendadak berubah mencekam. Angin puting beliung menerjang kawasan tersebut pada Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 15.30 WIB, tepat menjelang dikumandangkannya azan Ashar.

Peristiwa ini sontak mengejutkan para santri dan pengasuh pondok. Hembusan angin kencang disertai hujan membuat atap asrama santri putra dan bangunan majelis taklim beterbangan, genting berjatuhan, serta plafon bangunan ambruk di beberapa bagian. 

Para santri pun panik dan berlarian menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman.

“Kejadiannya sangat cepat dan mengagetkan, para santri langsung berhamburan keluar karena takut tertimpa bangunan,” ujar Yasin, saksi mata, melalui pesan WhatsApp kepada awak media.

Tak hanya merusak bangunan pesantren, angin puting beliung juga menyebabkan rumah-rumah warga di sekitar lokasi mengalami kerusakan. Meski demikian, warga bersyukur karena tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Berdasarkan pantauan di lapangan, cuaca di wilayah Karawang Selatan sejak pagi hingga sore hari memang dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, yang diduga menjadi pemicu terjadinya angin puting beliung.

Sementara itu, Satgas Penanggulangan Bencana (PB) Kecamatan Tegalwaru dalam keterangan resminya menyebutkan bahwa bencana ini mengakibatkan lima bangunan rumah warga rusak ringan, serta fasilitas umum berupa asrama santri putra dan dua bangunan majelis taklim Pondok Pesantren Nurul Hikmah mengalami kerusakan.

Sebanyak 5 Kepala Keluarga (KK) dengan total 17 jiwa tercatat terdampak. Saat ini, kebutuhan mendesak yang diperlukan warga dan pihak pesantren meliputi bantuan logistik serta material bahan bangunan untuk perbaikan.

Hingga berita ini diturunkan, warga bersama pengelola pondok pesantren masih melakukan pembersihan puing-puing bangunan secara gotong royong, sembari berharap adanya perhatian dan bantuan dari pihak terkait.


• Ade Ros 

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro