Headline News

Tim Publikasi Pemda Karawang Disorot, Mahar: "H. Aep Harus Bergerak Cepat Atasi Upaya Penenggelaman Popularitas"

Foto : Direktur Eksekutif Mahar Kurnia Institute (MKI), Kang Mahar

Nuansametro.com - Karawang | Dinamika politik di Jawa Barat memasuki fase baru yang disebut sebagai era politik real. Setelah politik identitas dan politik pencitraan dinilai memudar, kini publik menuntut kerja nyata yang dapat dirasakan langsung. 

Hal itu diungkapkan Direktur Eksekutif Mahar Kurnia Institute (MKI), Kang Mahar, dalam rilis resminya di Palumbonsari, Karawang Timur, Rabu (26/11/2025).

Menurut Mahar, perubahan pola politik ini terasa kuat di sejumlah daerah di Jawa Barat, termasuk Karawang. Ia menilai kemunculan figur-figur publik seperti KDM yang dijuluki “Gubernur Konten” tak membuat pemimpin daerah lain gentar. Namun, ada situasi berbeda yang terlihat di Karawang.

Popularitas Aep Disebut Terus Turun

Mahar menyebut terdapat indikasi bahwa pamor Bupati Karawang, H. Aep, mengalami penurunan signifikan dibanding kepala daerah lain seperti Om Zein (Purwakarta), Bupati Ade (Bekasi), dan Bupati Rey (Subang).

“Popularitas H. Aep saat ini turun tajam, berada di bawah 34 persen,” ungkap Mahar dalam keterangannya.

Menurutnya, penurunan ini bukan disebabkan oleh kurangnya kerja pemerintah daerah, tetapi lebih pada lemahnya publikasi yang efektif kepada masyarakat.

Tim Publikasi Dinilai Kurang Kreatif

Mahar menilai H. Aep sebenarnya mengerjakan banyak program, namun hasilnya tidak tersampaikan dengan baik kepada publik.

“Banyak pekerjaan yang sudah dilakukan, tetapi kepuasan publik belum terlihat signifikan. Inovasi publikasi masih memakai pola lama,” jelasnya.

Ia bahkan menduga ada “upaya politis” di lingkar kekuasaan yang mencoba meredam popularitas Bupati Aep.

“Terkait upaya politis itu, coba tanya para PNS atau birokrasi Karawang. Saya sering keliling dinas, kecamatan, desa. Saya yakin Haji Aep juga tahu persoalan ini,” ujarnya sambil tersenyum.

Mahar menekankan perlunya perombakan tim informasi publik, baik yang berada di bawah bupati langsung maupun Dinas Kominfo.

“Harus diganti dengan yang kreatif dan inovatif. Gandeng media massa dan online. Media itu penting sebagai kontrol sosial sekaligus penyampai informasi positif,” tambahnya.

Publik Butuh Kepastian dan Kepemimpinan Tegas

Mahar mengingatkan bahwa H. Aep memiliki tanggung jawab politik hingga akhir masa jabatannya.

“Beliau punya kewajiban menjaga kredibilitas, akuntabilitas, dan tentu saja popularitas. Tidak bisa dibiarkan begitu saja,” tegasnya.

Ia juga menyinggung munculnya tagline miring di media sosial seperti ‘Karawang Poek’ dan ‘Karawang Salah Urus’, yang menurutnya harus dijawab dengan tindakan nyata.

Mahar Yakin Akan Ada Gebrakan

Meski mengeluarkan sejumlah kritik, Mahar optimistis Bupati Aep akan merespons kondisi ini dengan langkah strategis.

“Saya yakin akan ada gebrakan Haji Aep setelah berita ini muncul,” tutupnya.



Reporter : Irfan Sahab 

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro