Headline News

Presiden Prabowo Lantik Prof. Arif Satria sebagai Kepala BRIN dan Prof. Amarulla Octavian Sebagai Wakil Kepala

Foto : Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat melantik Prof. Dr. Arif Satria sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Laksamana Madya TNI (Purn.) Prof. Dr. Amarulla Octavian sebagai Wakil Kepala BRIN dalam upacara kenegaraan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin (11/11). (Dok: Ist)


Nuansametro.com - Jakarta | Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik Prof. Dr. Arif Satria sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Laksamana Madya TNI (Purn.) Prof. Dr. Amarulla Octavian sebagai Wakil Kepala BRIN dalam upacara kenegaraan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin (11/11).

Pelantikan tersebut menandai babak baru dalam arah kebijakan riset dan inovasi nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebijakan strategis negara.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa BRIN harus menjadi motor penggerak kemajuan bangsa melalui riset dan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ia mendorong BRIN berperan aktif dalam mendukung program-program strategis pemerintah, khususnya di bidang pangan, energi, dan air, dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia berbasis riset dan ilmu pengetahuan.

“Riset bukan sekadar kegiatan akademik, melainkan fondasi bagi kemandirian bangsa. BRIN harus mampu menyinergikan seluruh potensi riset di daerah dan perguruan tinggi untuk mempercepat kemajuan Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.

Profil Para Pejabat Baru

Prof. Arif Satria dikenal luas sebagai akademisi dan pemimpin inovatif. Saat ini ia menjabat sebagai Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) serta Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) periode 2021–2026. Di bawah kepemimpinannya, IPB dikenal progresif dalam mengembangkan inovasi di sektor pertanian, pangan, dan lingkungan.

Sementara itu, Prof. Dr. Amarulla Octavian, purnawirawan Laksamana Madya TNI AL, pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Pertahanan Indonesia (2020–2023). Sosoknya dikenal memiliki komitmen kuat dalam pengembangan sumber daya manusia dan transformasi teknologi pertahanan nasional.

Kehadiran keduanya di BRIN diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia akademik, industri, dan pertahanan dalam mewujudkan kemandirian teknologi Indonesia.

Pelantikan Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial

Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga menyaksikan pengucapan sumpah jabatan Dr. Dwiarso Budi Santiarto sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Non Yudisial, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 101/P Tahun 2025.

Pelantikan tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat tata kelola lembaga negara, baik di bidang riset maupun peradilan, guna mempercepat transformasi menuju Indonesia Emas 2045.



• ZuL 

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro