![]() |
| Foto : Tim Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang dipimpin oleh Kasipenkum Nur Sricahyawijaya, S.H., M.H., menggelar kampanye anti korupsi di Kawasan Taman Robot, Cilaki, Bandung. |
Nuansametro.com - Bandung | Tim Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang dipimpin oleh Kasipenkum Nur Sricahyawijaya, S.H., M.H., menggelar kampanye anti korupsi di Kawasan Taman Robot, Cilaki, Bandung. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat pagi ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang tengah berolahraga dan beraktivitas di sekitar lokasi.
Sejak dimulai, antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Banyak di antara mereka yang aktif berdialog, mengajukan pertanyaan, hingga berkonsultasi terkait permasalahan hukum yang mereka hadapi.
Tim Penerangan Hukum pun memberikan penjelasan langsung dan edukatif agar masyarakat semakin memahami aspek hukum dan bahaya tindak pidana korupsi.
Sebagai bagian dari kampanye, Tim Penerangan Hukum juga membagikan merchandise berupa gelas yang berisi jargon-jargon anti korupsi.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai pentingnya integritas serta kewaspadaan terhadap praktik korupsi di kehidupan sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, Kasipenkum Nur Sricahyawijaya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dalam upaya pencegahan korupsi.
Ia menekankan bahwa edukasi publik sangat penting agar masyarakat memiliki pengetahuan yang lebih luas mengenai bahaya laten korupsi dan dampaknya terhadap pembangunan.
“Ini adalah langkah konkret kejaksaan dalam membuka jendela pengetahuan masyarakat tentang korupsi. Harapannya, kesadaran publik semakin meningkat sehingga kita dapat bersama-sama menjaga integritas dan mencegah tindak pidana korupsi,” ujarnya.
Nur Sricahyawijaya juga berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di berbagai wilayah lain, melihat besarnya antusiasme masyarakat pada kegiatan kali ini.
Menurutnya, kepercayaan publik terhadap kejaksaan dalam pemberantasan korupsi merupakan amanah besar yang harus terus dijaga melalui langkah-langkah nyata dan berkelanjutan.
“Bersama Lawan Korupsi untuk Indonesia Maju dan Berintegritas,” tutupnya penuh semangat.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang edukasi, tetapi juga mempererat hubungan antara kejaksaan dan masyarakat, sekaligus memperkuat gerakan kolektif dalam mewujudkan Indonesia yang bebas dari korupsi.
• Rls/NP

0 Komentar