Nuansametro.com - Jakarta | Malam penuh makna menyelimuti Nunsiatur Apostolik Jakarta, Selasa (11/11/2025). Dalam suasana khidmat, Irjen Pol (Purn) Drs. Heribertus Dahana R., S.H., M.Si. menerima Medali Pro Ecclesia et Pontifice dari Bapa Suci Paus Leo XIV sebuah tanda kehormatan bergengsi dari Tahta Suci Vatikan bagi umat Katolik awam yang berbakti luar biasa bagi Gereja dan kemanusiaan.
Upacara penganugerahan dipimpin langsung oleh Uskup Agung Piero Pioppo Stolic, Duta Vatikan (Nunsius Apostolik) untuk Indonesia. Turut hadir para tokoh Gereja Katolik, perwakilan dari Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) Keuskupan bagi umat Katolik di lingkungan TNI dan Polri, serta sejumlah undangan kehormatan.
Dalam surat resmi Nunsiatur Apostolik bernomor 5213/2025 tertanggal 22 Oktober 2025, Paus Leo XIV menyampaikan penghargaan ini “sebagai pengakuan atas pengabdian dan kesetiaan Anda kepada Gereja dan kepada Penerus Santo Petrus.”
Medali Pro Ecclesia et Pontifice, yang berarti “Untuk Gereja dan Paus,” merupakan salah satu penghargaan tertinggi Vatikan. Penghargaan ini diberikan kepada mereka yang menunjukkan dedikasi besar dalam pelayanan iman, pengabdian sosial, serta dukungan bagi karya pastoral Gereja di tengah masyarakat.
Dedikasi Iman, Pengabdian, dan Kebangsaan
Tak hanya dikenal sebagai sosok religius, Heribertus Dahana juga aktif dalam kiprah kebangsaan. Ia menjabat sebagai Anggota Dewan Pembina DPP Laskar Prabowo 08, Anggota Dewan Pembina Pimpinan Pusat GEKIRA (Gerakan Kristiani Indonesia Raya) sayap organisasi Partai Gerindra yang mewadahi umat Kristiani, sekaligus Wakil Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GEKIRA.
Dengan latar belakang panjang di kepolisian, Heribertus dikenal sebagai tokoh yang menjembatani nilai-nilai iman, pengabdian, dan nasionalisme. Ia kerap mengedepankan harmoni antarumat beragama serta mendorong semangat pelayanan bagi masyarakat luas.
“Penghargaan ini bukan semata-mata untuk saya pribadi, melainkan untuk seluruh insan yang terus berjuang mengabdi demi Gereja dan bangsa,” ujar Heribertus dengan penuh haru usai menerima medali tersebut.
Simbol Penghormatan dan Inspirasi
Bagi umat Katolik di Indonesia, penganugerahan ini menjadi kebanggaan tersendiri. Sosok Heribertus Dahana dianggap mewakili semangat serviam — melayani dengan tulus bagi Tuhan, sesama, dan tanah air.
Paus Leo XIV melalui penghargaan ini menegaskan bahwa pengabdian iman tidak berhenti di altar, melainkan harus diwujudkan dalam karya nyata di tengah masyarakat.
Upacara malam itu ditutup dengan doa syukur dan penyerahan medali yang diiringi tepuk tangan hangat para tamu undangan — tanda penghormatan bagi seorang putra bangsa yang setia dalam iman dan pengabdian.
Penulis: David Hardson S

0 Komentar