Headline News

GMS 2025 Kembali Guncang Jalur Mojokerto–Surabaya, Ribuan Peserta Menyusuri 55 Km Napak Tilas Perjuangan

Foto : Acara Tradisi legendaris Gerak Jalan Mojokerto–Surabaya (GMS) dilepas secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono. (Istimewa 


Nuansametro.com - Mojokerto | Tradisi legendaris Gerak Jalan Mojokerto–Surabaya (GMS) kembali hadir dengan kemeriahan yang menggugah semangat kebangsaan, Sabtu (15/11/2025). Ribuan peserta memadati garis start di depan Kantor Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, untuk menempuh perjalanan sejauh 55 kilometer menuju Tugu Pahlawan Surabaya—ikon perjuangan yang menjadi saksi sejarah bangsa.

Acara dilepas secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, yang menegaskan bahwa GMS bukan hanya sekadar ajang olahraga tahunan, tetapi juga momentum penting untuk mengenang kembali nilai-nilai perjuangan.

“Kegiatan ini menjadi sarana menggali kembali nilai perjuangan para prajurit kemerdekaan, sekaligus wujud terima kasih kepada para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga,” ujar Adhy dalam sambutannya.

Turut hadir Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi, dan Kepala Disporapar Kota Mojokerto, Ani Wijaya, yang memberikan semangat kepada seluruh peserta.
Rachman menyampaikan pesan inspiratif kepada masyarakat,

“Mari jadi pahlawan, untuk diri kita sendiri dan untuk orang lain.”

Peserta Membludak, Antusiasme Menggema

Tahun ini, antusiasme masyarakat semakin tinggi. Panitia mencatat 2.534 peserta perorangan, 37 regu pelajar, 261 regu umum, serta 15 regu TNI/Polri. Menurut Ani Wijaya, meningkatnya jumlah peserta menunjukkan bahwa GMS kian dicintai dan dinantikan publik setiap tahun.

Perjalanan Tematik Menyusuri Jejak Sejarah

GMS 2025 mengusung konsep perjalanan tematik yang memadukan olahraga dan edukasi sejarah. Peserta diajak menyusuri lima era penting:

  • Era Majapahit,

  • Pra Kemerdekaan,

  • Episentrum Kemerdekaan,

  • Pasca Kemerdekaan,

  • Gerbang Baru Nusantara.

Sepanjang rute, peserta disuguhi suasana tematik yang menghadirkan pengalaman berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, sekaligus mengajak masyarakat mengenal kembali akar perjuangan bangsa.

Pengamanan Ketat dan Pos Check-in Strategis

Untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan panjang ini, panitia menyiapkan pos check-in di beberapa titik vital:

  • Kantor Kepala Desa Singkalan

  • SMPN 1 Krian

  • Kantor Kepala Desa Gilang

  • Kantor Kelurahan Kedurus, Surabaya

Keseluruhan rangkaian ini dirancang agar peserta tetap terpantau dan dapat beristirahat sepanjang perjalanan.

Dampak Ekonomi dan Pariwisata

Selain sebagai ajang tradisi dan olahraga, GMS 2025 diharapkan mampu memberikan efek berantai terhadap ekonomi daerah. Peningkatan kunjungan peserta dan wisatawan dinilai dapat menggerakkan UMKM serta memperluas gaung GMS hingga tingkat nasional dan internasional, sejalan dengan peringatan HUT ke-80 Provinsi Jawa Timur.

Dengan semangat persatuan dan napak tilas perjuangan, GMS 2025 kembali membuktikan bahwa tradisi ini bukan hanya sekadar gerak jalan—melainkan perayaan identitas, solidaritas, dan kebanggaan warga Jawa Timur serta Indonesia.

Sebuah perjalanan panjang yang bukan hanya menguji fisik, tetapi juga menguatkan jiwa dan rasa cinta tanah air.


• NP 

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro