Headline News

Tewas di Kamar Kos, Tubuh Wartawan Nico Saragih Penuh Luka, Kasusnya Kini Diselidiki Polisi

Foto : Jenazah wartawan media online bernama Nico Saragih ditemukan tewas di Kamar Kostnya Dengan penuh luka. (Dok: Ist)

Nuansametro.com - Medan | Seorang wartawan media online bernama Nico Saragih ditemukan meninggal dunia secara tragis di sebuah kamar kos di Jalan PWS, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Jumat (5/9) pagi. Kematian Nico yang penuh kejanggalan memunculkan dugaan kuat adanya tindak kekerasan sebelum ia menghembuskan napas terakhir.

Pria yang diperkirakan berusia sekitar 30-an tahun ini sempat dilarikan ke Rumah Sakit Advent Medan oleh sang kekasih sekitar pukul 08.30 WIB. Namun, nyawanya tak tertolong meski telah mendapatkan penanganan medis.

“Dia masih hidup saat dibawa ke rumah sakit. Setelah itu, pihak rumah sakit menghubungi Polsek Medan Baru. Tapi tak lama kemudian, Nico dinyatakan meninggal dunia,” ujar seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.

Luka-Luka Mencurigakan

Kematian Nico semakin menimbulkan tanda tanya karena ditemukan sejumlah luka mencurigakan di tubuhnya. Menurut keterangan sumber yang berada di lokasi kejadian, luka-luka tersebut jauh dari kesan kecelakaan biasa.

“Bukan karena terpeleset di kamar mandi. Anak-anak kos bilang Nico sudah dalam kondisi terbaring di tempat tidur sebelum dibawa ke rumah sakit,” jelas sumber tersebut.

Beberapa luka yang ditemukan di tubuh Nico antara lain robekan di dagu, luka di kepala dekat pelipis mata kiri, lebam di kedua mata, memar-memar di punggung tangan kanan, dan satu lubang yang diduga bekas gigitan.

Jenazah Diautopsi, Polisi Masih Selidiki

Usai dinyatakan meninggal di RS Advent, jenazah Nico kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani autopsi. Langkah ini diambil karena pihak keluarga dan aparat mencurigai kematiannya bukan disebabkan oleh sebab alami atau kecelakaan biasa.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Hendrik Aritonang, saat dikonfirmasi, belum bisa memberikan kesimpulan mengenai penyebab pasti kematian Nico.

“Masih dalam penyelidikan,” singkat Kompol Hendrik kepada awak media.

Duka di Kalangan Jurnalis

Kematian Nico Saragih yang mendadak dan penuh tanda tanya ini mengguncang komunitas pers di Medan. Rekan-rekan sesama jurnalis menyampaikan duka mendalam, sembari berharap pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini hingga terang benderang.

"Nico adalah sosok yang baik dan aktif dalam liputan. Kami sangat kehilangan. Kami minta polisi serius menangani ini karena sudah menyangkut keselamatan jurnalis," ujar salah satu rekan Nico.

Kematian jurnalis seperti ini tentu menjadi perhatian penting bagi kebebasan pers dan keamanan wartawan di lapangan. Publik menanti kejelasan dan keadilan atas peristiwa ini.


Reporter : Romson Nainggolan 

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro