![]() |
| Foto : Poto : Kepala Desa Mekarsari Hendrik beri Himbauan kepada masyarakat saat pengajian Madinatunnajah Albasiriyah di Kampung Cikandang Setu. Selasa, 2 September 2025. |
Nuansametro.com – Bogor | Kegiatan pengajian rutin Majlis Ta’lim Madinatunnajah Albasiriyah kembali digelar, kali ini bertempat di Kampung Cikandang Setu, Desa Mekarsari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, pada Selasa, 2 September 2025. Kegiatan yang menjadi agenda bulanan ini diikuti oleh jamaah dari lima kecamatan, yakni Rumpin, Cigudeg, Parungpanjang, Serpong, dan Cisauk.
Acara yang sarat nilai religius tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Mekarsari, Hendrik, yang memberikan sambutan hangat kepada para jamaah yang hadir.
Dalam sambutannya, Hendrik mengapresiasi kegiatan rutin Majlis Ta’lim ini sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membangun kesadaran akan pentingnya tuntunan agama dalam kehidupan sehari-hari.
“Mudah-mudahan pengajian ini menjadi salah satu bentuk silaturahmi dan menggugurkan kewajiban kita kepada Allah SWT. Semoga pula dapat mempererat ukhuwatun hasanah serta menjadi tuntunan hidup bagi umat Muslim, khususnya para jamaah yang hadir,” ujarnya.
Pengajian kali ini juga menjadi bagian dari rangkaian acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang dikenal luas sebagai momen penting untuk mengenang kelahiran Rasulullah dan meneladani akhlaknya.
Selain menyampaikan pesan keagamaan, Hendrik juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya salah satu anggota keluarga dari pimpinan Majlis Ta’lim Cikandang Setu.
“Saya mewakili pemerintah desa turut berduka cita. Semoga almarhum atau almarhumah ditempatkan di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta keikhlasan,” ucapnya.
Di penghujung sambutannya, Hendrik turut menyampaikan imbauan penting kepada para jamaah terkait situasi nasional yang sedang memanas. Ia mengajak warga untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang dan tetap menjaga keamanan serta keharmonisan lingkungan.
“Negara kita saat ini sedang tidak baik-baik saja. Saya mengimbau kepada para ibu-ibu dan seluruh warga, mari kita jaga kondusivitas kampung, desa, dan kecamatan kita. Jangan mudah terprovokasi apalagi ikut dalam aksi-aksi yang belum tentu jelas tujuannya. Mari kita fokus membina keluarga dan menjaga persaudaraan antarwarga,” tegasnya.
Ia menutup sambutan dengan ajakan untuk mempererat tali silaturahmi serta menjaga kerukunan.
“Mari kita hidup rukun, saling menjaga, mempererat silaturahmi baik dalam keluarga, bertetangga, maupun sesama umat. Insya Allah hidup kita akan lebih berkah dan selamat,” pungkasnya.
Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh ratusan jamaah yang datang dari berbagai daerah, mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian dalam bingkai keimanan.
• zul

0 Komentar