![]() |
| Foto ; RSUD Rengasdengklok Kabupaten Karawang. (Dok: Ist) |
Nuansametro.com - Karawang | Tekanan publik terus meningkat terkait proses rekrutmen tenaga kesehatan di RSUD Rengasdengklok. Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Karawang secara resmi mendesak Bupati Aep Saepuloh dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang agar memberi prioritas kepada warga dari wilayah utara dalam seleksi tenaga kerja di rumah sakit milik pemerintah tersebut.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh anggota DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi PDI Perjuangan, dr. Rosmilah, M.D., dalam keterangan resminya pada Minggu (7/9/2025).
Ia menyoroti masih banyaknya warga Karawang Utara yang belum mendapatkan akses pekerjaan layak, termasuk di sektor pelayanan kesehatan milik pemerintah.
“Banyak masyarakat di wilayah utara Kabupaten Karawang yang masih belum mendapatkan pekerjaan. Kami mohon agar proses rekrutmen tenaga kesehatan di RSUD Rengasdengklok memberikan prioritas bagi warga Karawang Utara,” tegas dr. Rosmilah.
Pernyataan ini sontak menjadi perhatian publik, karena mencerminkan keresahan yang selama ini dirasakan warga setempat. Masyarakat Karawang Utara menilai mereka kerap kali tersisih dari peluang kerja, bahkan di fasilitas publik yang berdiri di wilayah mereka sendiri.
Langkah Fraksi PDI Perjuangan dipandang sebagai bentuk keberpihakan terhadap aspirasi masyarakat lokal. Dorongan ini sekaligus menjadi tuntutan akan transparansi dan keadilan dalam proses rekrutmen di lingkungan pemerintah.
Sejumlah pengamat menilai, apabila tuntutan ini kembali diabaikan, potensi kekecewaan warga bisa semakin membesar. Terlebih, janji untuk memprioritaskan warga lokal sebelumnya sempat diutarakan oleh sejumlah pejabat daerah.
Kini, sorotan tertuju pada Bupati Aep Saepuloh dan Kepala Dinas Kesehatan Karawang. Publik menanti respons konkret: akankah proses rekrutmen kali ini benar-benar berpihak pada masyarakat Karawang Utara, atau justru kembali diwarnai praktik titipan dan diskriminasi wilayah?
Warga Butuh Kepastian, Bukan Janji
Desakan yang dilontarkan Fraksi PDI Perjuangan bukan sekadar suara politik, melainkan cermin dari harapan ribuan warga yang ingin melihat keadilan nyata di depan mata. Keadilan yang tak hanya terdengar dalam pidato, tapi terasa dalam keputusan dan kebijakan.
• Kojek

0 Komentar