Headline News

Reshuffle Perdana Prabowo, Kabinet Diperkuat Kementerian Baru Dibentuk

 

Foto : Presiden RI, Prabowo Subianto (dok: BPMI Setpres)

Nuansametro.com - Jakarta | Presiden Prabowo Subianto resmi merombak susunan Kabinet Merah Putih dalam reshuffle pertamanya sejak dilantik pada Oktober 2024 lalu. Enam menteri baru dilantik dalam upacara kenegaraan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin sore. 

Salah satu perubahan paling mencolok adalah pergantian Menteri Keuangan: Sri Mulyani Indrawati digantikan oleh ekonom senior dan mantan Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa.

Dalam prosesi pelantikan yang disiarkan langsung dari Istana, Purbaya mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo.

“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada UUD RI 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan seluruhnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara...,” ucap Purbaya dengan lantang dan khidmat.

6 Pos Menteri Dirombak, Satu Kementerian Baru Dibentuk

Selain Kementerian Keuangan, terdapat lima kementerian lain yang mengalami pergantian pucuk pimpinan:

  • Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan

  • Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

  • Kementerian Koperasi

  • Kementerian Pemuda dan Olahraga

  • Satu kementerian baru yang dibentuk dalam struktur Kabinet Merah Putih (nama belum diumumkan secara resmi)

Langkah strategis ini disebut sebagai bentuk penegasan Presiden Prabowo untuk memperkuat soliditas kabinet dalam menghadapi dinamika ekonomi global, tantangan politik kawasan, serta peningkatan perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia.

Sinyal reshuffle ini sebenarnya sudah santer beredar dalam beberapa pekan terakhir. Namun pemerintah baru memberikan konfirmasi resmi hari ini. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sempat mengomentari isu tersebut dengan pernyataan singkat, “Kita tunggu saja,” tanpa merinci lebih lanjut.

Siapa Purbaya Yudhi Sadewa?

Nama Purbaya bukan pendatang baru dalam lingkaran kebijakan ekonomi nasional. Sebelum dilantik sebagai Menteri Keuangan, ia menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak 2020, melalui Keputusan Presiden RI Nomor 58/M Tahun 2020.

Kariernya di sektor keuangan dan ekonomi tergolong lengkap, dari dunia korporasi hingga pemerintahan. Ia pernah menjadi:

  • Field Engineer di Schlumberger Overseas SA (1989–1994)

  • Senior Economist di Danareksa Research Institute (2000–2005)

  • Chief Economist Danareksa (2005–2013)

  • Direktur Utama PT Danareksa Securities (2006–2008)

  • Anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero) (2013–2015)

Dengan latar belakang akademik dan profesional yang kuat di bidang ekonomi dan pasar keuangan, Purbaya dinilai mampu membawa stabilitas dan arah baru bagi kebijakan fiskal Indonesia di tengah ketidakpastian global.

Sri Mulyani, Akhir Sebuah Era

Sri Mulyani Indrawati mengakhiri masa jabatannya sebagai Menteri Keuangan, posisi yang ia emban dalam dua periode pemerintahan sebelumnya. Di bawah kepemimpinannya, Indonesia berhasil menjaga stabilitas fiskal, mengelola utang secara prudent, dan menciptakan berbagai reformasi di bidang perpajakan dan APBN.

Meski demikian, di masa pemerintahan baru, dinamika dan kebutuhan kebijakan ekonomi disebut memerlukan pendekatan serta figur baru yang sejalan dengan visi Presiden Prabowo.

Menuju Kabinet yang Lebih Tangguh

Reshuffle kali ini diyakini menjadi langkah awal bagi Presiden Prabowo untuk membentuk kabinet kerja yang lebih gesit dan responsif. Dengan tekanan eksternal seperti perlambatan ekonomi global, ketegangan geopolitik, dan tantangan dalam negeri, soliditas kepemimpinan di tingkat kementerian menjadi sangat krusial.

Langkah Presiden Prabowo disambut beragam oleh publik dan pengamat politik. Namun satu hal yang pasti: wajah baru Kabinet Merah Putih kini siap untuk mengarungi periode krusial pemerintahan lima tahun ke depan.


• Red 

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro