Headline News

Calon Mundur Tak Didiskualifikasi, Tim Sukses Saidah Anwar Tuding Panitia Muscab Percasi Tak Profesional

Foto : Bakal Calon Ketua Percasi Karawang, Saidah Anwar saat memutar Voicenote percakapan terkait pengunduran diri H. Maslani dari pencalonan sebagai calon Ketua Percasi di depan Panitia Pelaksana Muscab Percasi. 

Nuansametro.com - Karawang | Musyawarah Cabang (Muscab) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Karawang untuk periode 2025–2029 berakhir tanpa keputusan alias deadlock. 


Ketegangan antar pendukung calon ketua memaksa panitia menunda jalannya Muscab tanpa batas waktu yang ditentukan.


Agenda utama Muscab kali ini adalah pemilihan ketua Percasi Karawang. Namun, forum sidang sempat diwarnai perdebatan sengit antara dua kubu pendukung calon, terutama dalam pembahasan tata tertib dan regulasi pemilihan. 


Kondisi tersebut membuat panitia beberapa kali harus melakukan skorsing jalannya sidang.


Salah satu pendukung calon ketua, Saidah Anwar, yakni RL, mengungkapkan kekecewaannya terhadap jalannya Muscab. Ia menilai panitia tidak tegas dalam menerapkan aturan yang telah disepakati bersama.


“Kami sangat kecewa dengan hasil Muscab Percasi tahun 2025. Ini tidak akan terjadi jika panitia bersikap tegas. Dalam persyaratan umum dan khusus, pasal 10 dan 7 menyatakan calon ketua wajib hadir menyampaikan visi dan misi. Tapi H. Maslani tidak hadir dengan alasan mengikuti Munas partai. Seharusnya, panitia langsung mendiskualifikasi," ujar RL, Minggu (10/8/2025).


RL juga mengungkap fakta lain yang memicu kekecewaan. Ia menyebut bahwa H. Maslani sebenarnya sudah mengundurkan diri sebagai calon ketua Percasi Karawang, dengan bukti berupa voice note percakapan antara Maslani dan Saidah Anwar. 


Menurut RL, dalam rekaman suara tersebut, Maslani menyatakan secara tegas bahwa dirinya mundur dari pencalonan.


“Panitia sudah tahu soal pengunduran diri itu, tapi tidak mengambil langkah tegas. Bahkan, tidak menetapkan Saidah Anwar sebagai ketua secara aklamasi, padahal seharusnya bisa,” lanjutnya.


RL menilai kinerja panitia Muscab jauh dari kata profesional. Ia menuding panitia tidak memiliki integritas dan komitmen terhadap aturan yang mereka buat sendiri.


“Kami sangat kecewa. Ini bukan hanya soal kalah atau menang, tapi soal konsistensi dan integritas dalam menjalankan aturan organisasi,” tegasnya.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak panitia Muscab terkait penundaan dan kelanjutan proses pemilihan ketua Percasi Karawang.


Reporter : Irfan Sahab 

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro