Foto : Sekretaris Jenderal PAN, Eko Hendro Purnomo. (Dok: Ist)
Nuansametro.com - Surabaya | Wacana perubahan sistem pemilihan kepala daerah (pilkada) dari pemilihan langsung oleh rakyat kembali ke model pemilihan oleh DPRD menuai pro dan kontra. Di tengah polemik tersebut, Partai Amanat Nasional (PAN) belum mengambil sikap resmi.
Sekretaris Jenderal PAN, Eko Hendro Purnomo atau yang lebih dikenal dengan Eko Patrio, menyatakan bahwa partainya masih mengumpulkan masukan dari pengurus daerah sebelum menentukan arah kebijakan.
“Saya disuruh ketum (Zulkifli Hasan) untuk menjaring aspirasi pengurus daerah tentang pilkada,” kata Eko Patrio saat ditanya wartawan di Surabaya, Sabtu (26/7/2025).
Menurut Eko, suara akar rumput menjadi pertimbangan penting bagi DPP PAN dalam merespons isu strategis ini. Ia menekankan bahwa PAN ingin mengambil keputusan secara kolektif dan berdasarkan aspirasi kader di seluruh Indonesia.
Konsolidasi Jelang Pemilu 2029
Kunjungan Eko ke Jawa Timur juga bertujuan untuk mengonsolidasikan kepengurusan baru DPW PAN Jatim serta mempersiapkan langkah-langkah menuju Pemilu 2029.
“Ini saya datang untuk konsolidasi, terlebih untuk persiapan Pemilu 2029 mendatang,” ujarnya.
Wacana Pilkada Lewat DPRD Kembali Muncul
Sebagaimana diketahui, sistem pilkada di Indonesia telah mengalami dinamika sejak era reformasi. Dari yang semula dipilih oleh DPRD, berubah menjadi pemilihan langsung oleh rakyat, kini wacana mengembalikan pilkada ke DPRD kembali mencuat.
Pendukung wacana ini menilai sistem pemilihan oleh DPRD akan lebih efisien dari segi anggaran, meminimalkan praktik politik uang, dan menjaga stabilitas politik di daerah.
Namun, kritik keras juga berdatangan. Banyak pihak menilai wacana tersebut merupakan kemunduran demokrasi dan dapat mengurangi partisipasi politik rakyat secara langsung.
PAN Diminta Tegas, Publik Menanti Sikap
Di tengah situasi ini, publik menantikan sikap resmi dari PAN sebagai salah satu partai yang memiliki suara signifikan di parlemen. Sikap PAN dinilai akan berpengaruh dalam pembahasan isu ini di tingkat nasional.
Apakah PAN akan berdiri di sisi rakyat dan mempertahankan pilkada langsung? Atau justru menyetujui usulan pilkada oleh DPRD demi alasan efisiensi?
“Kami akan segera umumkan sikap resmi setelah semua masukan dari daerah terkumpul,” tutup Eko.
• NP
0 Komentar