Foto : Lapas Kelas IIB Sukabumi saat melaksanakan kegiatan tes urine di lingkungan Lapas.
Nuansametro.com - Sukabumi | Dalam upaya memperkuat komitmen terhadap Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sukabumi menggelar kegiatan Skrining Deteksi Dini Penyalahgunaan Narkoba, Senin (7/7).
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin pertama tentang pemberantasan narkoba dan praktik penipuan di lapas/rutan.
Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan 21 Perintah Harian Direktur Jenderal Pemasyarakatan serta instruksi Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat.
Tes urine dilakukan terhadap seluruh pegawai, warga binaan, taruna Poltekip, serta mahasiswa magang. Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Sukabumi, Budi Hardiono, A.Md.IP., S.H., M.H, serta Kepala BNNK Sukabumi, AKBP Dr. Yuhernawa, S.H., M.M. Turut hadir seluruh pejabat struktural dan jajaran petugas Lapas.
Dalam sambutannya, Kalapas Budi Hardiono menegaskan pentingnya kesadaran kolektif dalam mewujudkan lingkungan Lapas yang bersih dari narkoba.
“Kami menegaskan bahwa P4GN adalah komitmen utama kami. Tes urine hari ini menunjukkan keseriusan kami dalam menjaga integritas dan keamanan Lapas. Bersama BNNK Sukabumi, kami bertekad mewujudkan Lapas Kelas IIB Sukabumi Bersinar – Bersih dari Narkoba,” ujarnya.
Sementara itu, AKBP Dr. Yuhernawa menyampaikan apresiasi tinggi terhadap sinergi yang terbangun antara Lapas Sukabumi dan BNNK.
“Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung P4GN. Kami mengapresiasi Lapas Sukabumi yang proaktif dan konsisten. BNNK akan terus memberikan dukungan penuh demi mewujudkan Lapas Bersinar,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, petugas BNNK Sukabumi melakukan pemeriksaan urine secara menyeluruh, dan hasilnya menggembirakan – seluruh peserta dinyatakan negatif dari penggunaan narkoba.
Hal ini menunjukkan bahwa lingkungan Lapas Sukabumi berada dalam kondisi aman dan bersih dari penyalahgunaan narkotika.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol komitmen, namun juga bentuk nyata langkah preventif yang akan terus dilaksanakan secara berkala. Lapas Sukabumi membuktikan bahwa upaya memerangi narkoba bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata demi masa depan yang lebih baik.
• Rls/Fitri
0 Komentar