Foto : DPD Ormas XTC Indonesia saat audensi dengan Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Jawa Barat.
Nuansametro.com - Karawang | Perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ormas XTC Indonesia Jawa Barat melakukan audiensi dengan Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyampaikan aduan masyarakat terkait dugaan kelalaian dalam pelaksanaan sejumlah proyek infrastruktur yang dikerjakan oleh dinas tersebut.
Rombongan DPD XTC Jabar diterima oleh Bapak Lutfi selaku Tenaga Usaha (TU) Dinas Bina Marga, mewakili pejabat struktural yang berhalangan hadir.
Dalam audiensi tersebut, Irvan M. Ramdhan (Abon), selaku Koordinator Lapangan I DPD XTC Jabar, menegaskan bahwa pihaknya membawa aspirasi dan keluhan masyarakat, terutama mengenai dugaan kelalaian yang diduga disengaja dalam beberapa proyek pembangunan.
“Aduan ini kami sampaikan dengan dukungan data dan hasil temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kami mendesak dinas terkait untuk segera memberikan klarifikasi,” ujar Irvan saat ditemui usai audiensi.
Namun, pihak XTC Jabar menyayangkan ketidakhadiran pejabat utama Dinas Bina Marga, seperti Kepala Dinas maupun Sekretaris Dinas.
Irvan menuturkan bahwa pihaknya kecewa karena tidak mendapat jawaban langsung dari pimpinan instansi terkait.
“Kami kecewa, karena Kepala atau Sekretaris Dinas tidak hadir untuk menjawab langsung. Kami hanya diberi alasan bahwa mereka sedang menghadiri undangan dari Pak KDM,” ungkapnya.
XTC Jabar menegaskan bahwa jika tidak ada tindak lanjut atau klarifikasi resmi dari Dinas Bina Marga, maka mereka siap menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan tersebut ke Kejaksaan.
Edwardoparis, salah satu perwakilan XTC, menambahkan bahwa pihaknya meminta agar audiensi lanjutan dapat segera dijadwalkan dengan melibatkan pihak-pihak yang berkompeten.
“Kami berharap bisa diterima kembali dalam audiensi resmi dengan pejabat yang berwenang. Jika tidak ada respons, kami tidak segan mengambil langkah hukum,” tegasnya.
Di sisi lain, XTC Jabar tetap menunjukkan sikap kooperatif dan sinergis terhadap program Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedy Mizwar (Kang Dedy).
Mereka menilai langkah efisiensi yang dilakukan gubernur sangat positif. Namun, mereka juga menyoroti masih adanya oknum di dinas yang justru berpotensi menimbulkan kerugian negara akibat kelalaian dalam pekerjaan.
XTC Indonesia Jabar berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi masyarakat dan memastikan bahwa pembangunan di Jawa Barat berjalan sesuai aturan dan bebas dari praktik kelalaian maupun penyimpangan.
• Irfan Sahab
0 Komentar