Headline News

Penurapan Irigasi di Jatimulya 1 Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, Warga Khawatirkan Kualitas Konstruksi



Nuansa Metro - Karawang |  Penurapan saluran irigasi di Jatimulya 1 RT 02 RW 01, Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat, yang dikerjakan oleh CV Putra Malaka dengan volume panjang 2x177 meter dan tinggi 0,8 meter, diduga tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan.


Pengerjaan pondasi penurapan tersebut dilaksanakan tanpa penggunaan kisdam, sehingga dilakukan dalam kondisi air menggenang dan batu belah hanya ditancapkan seadanya. Kondisi ini dikhawatirkan akan mempengaruhi ketahanan konstruksi bangunan.


Latif, salah satu warga setempat, menyampaikan kekhawatirannya. Menurutnya, pondasi turap seharusnya dikerjakan dengan menggunakan kisdam agar air tidak menggenangi area pengerjaan.


“Kalau dikerjakan tanpa kisdam, air akan menggenangi. Batu belah hanya ditancapkan lalu diberi adonan semen pasir. Konstruksi yang dikerjakan seperti itu tidak akan tahan lama dan mudah rusak,” ucapnya pada Minggu (30/6/2024).


Latif menambahkan bahwa informasi yang diterimanya menyebutkan bahwa pekerjaan ini dimiliki oleh H. Bayu, namun ketika ditanya kepada para pekerja, yang bersangkutan tidak ada di lokasi.


Ia berharap agar para pemborong mengerjakan proyek sesuai dengan spesifikasi dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk menghasilkan mutu yang diharapkan. 


“Kepada dinas terkait agar mengambil tindakan, jangan membiarkan pemborong melakukan proyek seperti ini. Warga sebagai penerima manfaat merasa dirugikan jika proyek penurapan dikerjakan seperti ini,” tegasnya.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana dan mandor belum bisa dimintai keterangan.

Mandor lapangan berinisial YS saat dikonfirmasi oleh media online nuansametro mengatakan, kalau sudah naik berita oleh media dirinya mengakui pasrah dan tidak dapat berbuat apa-apa.

"iya nyerah kalau berita udah naik mah, harus gimana lagi saya bingung, terkecuali itu pekerjaan dunungan saya Bos Dede ku saya juga pasti di pasrahkan ke bos Dede. Ini mah kan bukan kerjaan bos Dede, itu pekerjaan H Bayu," ungkap YS.


Ia juga menuturkan, terkait masalah kisdam awalnya di pasang, namun setelah tahu itu tidak dipasang dirinya akan menanyakan dahulu kepada pekerja nya. 


"Ya coba nanti saya tanya dulu sama yang kerjanya, kenapa kisdam di buka sedangkan pekerjaan belum tuntas dan belum naik batu, yang seharusnya naik batu dulu baru kisdam di buka. Nanti coba saya tanyakan dulu ke yang kerjanya, itu kan kerjaan punya Haji Bayu. Saya telpon dulu haji Bayu nya," tutup YS.



• Kojek 

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro