Iklan

terkini

JMPKL Desak Pemerintah Karawang Ganti Truk Sampah Uzur Dengan Armada Ramah Lingkungan

MEDIA CETAK & ONLINE NUANSA METRO
Rabu, 05 Juni 2024, 11:19 WIB Last Updated 2024-06-05T04:21:40Z


Foto : Kendaraan truk sampah milik DLHK kabupaten Karawang yang sangat memperihatinkan masih dioperasikan 

Nuansa Metro - Karawang | Armada truk pengangkut sampah yang seharusnya menjadi tulang punggung sistem pengelolaan sampah, ternyata reot dan tidak layak digunakan. Truk sampah reot tersebut kerap melintasi jalan-jalan di wilayah Kabupaten Karawang Jawa Barat.


Kondisi truk-truk tersebut sangat tidak layak untuk digunakan dalam pengangkutan sampah yang efisien dan aman. Penggunaan truk-truk yang reot ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya, terutama saat membawa muatan sampah yang berat.


Ketua Umum Jaringan Masyarakat Peduli Kesehatan dan Lingkungan (JMPKL) Feri Muslim mengatakan bahwa armada truk yang sudah uzur juga berdampak negatif pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. 


"Keberadaan truk-truk yang sudah uzur ini tidak hanya membahayakan lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat," kata Feri, Rabu (5/6/2024).


Kondisi mesin yang tidak efisien menghasilkan emisi gas buang yang tinggi, meningkatkan polusi udara di sekitar lokasi pengangkutan sampah. 


"Kebocoran dari truk yang berkarat dapat mencemari tanah dan sumber air di sepanjang rute pengangkutan," ungkapnya.


Foto : Ketua Umum Jaringan Masyarakat Peduli Kesehatan dan Lingkungan (JMPKL) Feri Muslim 

Aktivis lingkungan dan kesehatan itu pun mengatakan bahwa hal tersebut merupakan ancaman serius terhadap upaya pelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat. 


"Kami mendesak kepada pemerintah untuk segera mengambil tindakan untuk mengganti armada truk yang sudah tidak layak dengan yang baru dan ramah lingkungan," tuturnya.


• IRF 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • JMPKL Desak Pemerintah Karawang Ganti Truk Sampah Uzur Dengan Armada Ramah Lingkungan

Terkini

Topik Populer

Iklan