Iklan

terkini

Kejar Prevalensi Stunting 14,5% Tahun 2024, Pemprov Sumut Pertajam Anggaran dan Data

MEDIA CETAK & ONLINE NUANSA METRO
Senin, 25 Maret 2024, 17:07 WIB Last Updated 2024-03-25T10:07:56Z


Foto : pj. Gubernur Sumut, Hassanudin, saat membuka Rakerda Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis Nomor : 7, Medan, Senin (25/03/2024).

Nuansa Metro - Medan |  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menargetkan prevalensi stunting di angka 14,5% Tahun 2024. Untuk mencapai hal tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus mempertajam (lebih tepat guna dan tepat sasaran) anggaran dan perbaikan data.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) berhasil menurunkan prevalensi stunting 2,2% di Tahun 2023 menjadi 18,9%, dengan berbagai intervensi yang di lakukan. Di Tahun ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) juga akan lebih mempertajam anggaran untuk penurunan angka stunting, serta penggunaan teknologi untuk mendapat data yang akurat.

"Upaya penurunan prevalensi stunting kita berjalan dengan baik, kita akan terus tingkatkan dan tahun ini perlu penajaman anggaran dan juga evaluasi data, penggunaan teknologi untuk sistem data kita agar lebih baik,” kata Hassanudin, usai membuka Rakerda Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis Nomor : 7, Medan, Senin (25/03/2024).

Saat ini, menurut Hassanudin, masih banyak anggaran stunting yang kurang spesifik menangani stunting. Oleh karena itu, Hassanudin berharap kepada Pemerintah Kabupaten/Kota termasuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) untuk lebih memperhatikan hal tersebut.

Hassanudin juga meminta kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penurunan stunting bekerja sebaik-baiknya dan nyata. Sehingga data dan kenyataan di lapangan untuk upaya penurunan stunting sesuai.

Pada kesempatan ini juga di lakukan penandatangan kesepakatan bersama Sinergi Instansi dalam Edukasi Remaja 15-19 Tahun untuk pencegahan stunting dan penguatan Program Generasi Berencana. Hal ini perlu di lakukan agar semua Instansi bergerak searah dan terskema dengan baik menurunkan stunting.


•  Romson nainggolan, Amd.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kejar Prevalensi Stunting 14,5% Tahun 2024, Pemprov Sumut Pertajam Anggaran dan Data

Terkini

Topik Populer

Iklan