Iklan

terkini

Konsumen Belum Jelas? Proyek Pemasangan Pipa JDU di Jalan Diponegoro Tambun Selatan Terkesan Kejar Tayang

MEDIA CETAK & ONLINE NUANSA METRO
Minggu, 18 Juni 2023, 20:13 WIB Last Updated 2023-06-18T13:13:26Z


Nuansa Metro - Bekasi
Proyek galian pemasangan dan penyambungan pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) air minum yang dilakukan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi di Jln. Diponegoro, Tambun Selatan, terkesan "kejar tayang" direksi, demi terwujudnya target pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals/SDGs).

"Ya, sepertinya. Proyek pemasangan dan penyambungan pipa JDU itu hanya untuk kejar target dari Millenium Development Goals (MDGs) menuju SDGs," kata Dewan Pendiri LSM JEKO yang sering disapa nama Bob, dalam siaran pers.

Dalam siaran pers itu disebutkan, apabila ada proyek pemasangan dan penyambungan pipa JDU, pada umumnya harus dan wajib Break Even Point (BEP). Alasannya, sudah diperhitungkan dengan cermat. Ataupun yang terjadi sebaliknya, Adapun panjang proyek pemasangan dan penyambungan pipa JDU itu kurang lebih 1, 5 kilometer.

"Coba lihat dan simak, Realisasi jumlah konsumen atau pelanggan dari proyek JDU di jalur Jalan Raya Tegal Gede - Cibarusah. Ini kan patut dipertanyakan, sebab anggaran JDU itu dari penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Bekasi senilai Rp 75 miliar," ungkap Bob.

Lebih lanjut, Pendiri LSM JEKO itu menjelaskan, jangan jangan proyek galian pemasangan dan penyambungan pipa JDU air minum yang dilakukan PDAM Tirta Bhagasasi disepanjang Jln. Diponegoro, Tambun Selatan, belum jelas siapa dan berapa jumlah konsumen dan pelanggan atau perusahaan yang akan memperoleh manfaat dari JDU tersebut.

"Bagaimana dapat mewujudkan manajemen perusahaan yang efektif, transparan dan akuntabel, jika dalam pekerjaan JDU itu hanya ada tulisan HATI - HATI ADA GALIAN PIPA PDAM KAB BEKASI. Kontrol atau pengawas masyarakat itu diperlukan," tuturnya.

Selain itu, Bob juga membeberkan. Sejak ditetapkannya program MDGs tahun 2016, bahwa setiap daerah dalam pelayanan air bersih harus mencapai 60 persen. Namun yang terjadi hingga sekarang Direksi PDAM Tirta Bhagasasi, baru mencapai 40 persen. 

"Lantas, bagaimana mau tercapai target SDGs,"  tanyanya.

Untuk itu, Bob juga mengingatkan kepada pemilik usaha (owner) dalam hal ini, Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan harus segera mengevaluasi kinerja direksi. Alasannya, "kejar tayang" direksi dalam mewujudkan target pembangunan berkelanjutan SDGs hanya sebuah Lip Service. 


•  Ayub
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Konsumen Belum Jelas? Proyek Pemasangan Pipa JDU di Jalan Diponegoro Tambun Selatan Terkesan Kejar Tayang

Terkini

Topik Populer

Iklan