Headline News

Kesal Kadesnya Meninggal di Vonis Terpapar Covid 19, Warga Desa Cilewo Gruduk RS. Intan Barokah Kosambi


Foto : RS. Intan Barokah, Kosambi Klari.

www.nuansametro.com- Klari
Paska meninggalnya almarhum kepala desa Cilewo, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Abun Bunara, puluhan warga desa Cilewo gruduk Rumah Sakit Intan Barokah yang berada di jalan raya Telagasari-Kosambi Kecamatan Klari, Minggu (16/5/2021)

Pasalnya warga desa Cilewo menduga adanya kesalahan prosedur yang dilakukan oleh pihak rumah sakit Intan Barokah, yang diduga dengan sengaja meninggalnya Kades Cilewo itu dicovidkan tanpa menunggu hasil tes Swab.

Seorang tokoh masyarakat desa Cilewo yang juga Ketua Umum LSM Barak Indonesia, D. Sutejo Ms menduga adanya kejanggalan kejanggalan dalam menetapkan status Positif Covid 19 kepada almarhum Abun Bunara, karena sebelum meninggal hasil tes  Swabnya belum keluar.

"Kita sebagai warga desa Cilewo, akan meminta pertanggung jawaban pihak rumah sakit Intan Barokah atas tuduhan  status terpapar covid-19 yang diberikan kepada almarhum Abun Bunara. Karena sebelum meninggal hasil tes swab itu belum kluar. ini jelas aneh, kok pihak Intan Barokah bisa menetapkan bahwa almarhum meninggal karena terpapar covid -19 " tegas Tejo kepada nuansametro.com.

Tejo berharap, pihak pemerintah dalam hal ini Bupati dan wakil Bupati Karawang serta Dinas kesehatan dan pihak terkait lainnya, agar segera memproses RS Intan Barokah. 

"Kami menganggap RS Intan Barokah teledor dan ini sangat membohongi kami. Kami mendesak bupati dan pihak terkait segera menindak RS Intan Barokah. Yang dengan sewenang-wenang menvonis, bahwa almarhum Abun Bunara meninggal akibat terpapar karena Covid 19. Ini sungguh menyakitkan kami sebagai warga desa Cilewo " kata Tejo dengan nada geram.

Saat masalah ini dikonfirmasi kan kepada management R.S Intan Barokah, mereka tak ada satupun yang mau dikonfirmasi. (NP)



0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Nuansa Metro